X

Follow Me!

Show your Support. Become a FAN!

Contact Us


Fungsi dan Efek Chemical Kolam Renang Bagi Tubuh Manusia

 



Para pembaca yang memiliki kolam renang, tentu sudah mengerti bahwa kolam renang tidak akan terlepas dari obat-obatan kimia / chemical. Dalam hal ini tentunya obat-obatan terkait perawatan air kolam renang.
Lalu pernahkah terlintas pertanyaan apa dampak / akibat penggunaan chemical perawatan air kolam renang tersebut ?  Saya yakin Anda pernah terbesit dan terfikir mengenai dampak apa yang bisa timbul akibat berhubungan dengan obat obatan kolam renang tersebut.
Namun jika Anda belum pernah mendengar dan belum tahu fungsi serta efek checmical kolam renang bagi tubuh kita, pada artikel ini saya akan mengulas tentang fungsi dan efek samping chemical kolam renang bagi tubuh manusia.
Tidak bisa terlepasnya kolam renang dengan obat-obatan, mengharuskan kita paham akan dampak akibat chemical tersebut. Ada berbagai solusi pilihan untuk mencegah penggunaan obat-obatan secara berlebihan.
Batasan-batasan terkait penggunaan chemical pada air kolam renang sudah ada standard idealnya. Jadi tidak ada alasan hanya karena tidak mengerti lalu memasukan obat tanpa peduli dampak yang akan terjadi.
Ulasan saya ini tidak sedang bermaksud untuk menakut-nakuti Anda, saya hanya ingin menginformasikan bahwa ada standar maksimal kadar chlorin yang dianjurkan. Agar dapat meminimalisir / mengurangi efek terhadap tubuh kita.
Sedikit saya paparkan beberapa efek penggunaan chemical kolam renang, agar kedepannya para pembaca yang mungkin memiliki kolam renang dapat menganalisa sendiri atau bahkan dapat mengontrol penggunaan chemical tersebut.
Ada beberapa obat kolam renang, namun saya tidak mengulas semuannya saya hanya akan mengulas chemical yang umum digunakan pada kolam renang.
Obat obatan umum tersebut perbah di ulas di sini diantarannya seperti , kaporit, pac , soda ash, trussi dan hcl.
Berikut di bawah ini beberapa fungsi dan dampak / efek chemical kolam renang.
Mari kita simak jenis- jenis chemical serta efeknya bagi pengguna kolam renang.
1. GRANULAR
Granular / kaporit / chlorine, Umumnya merupakan chemical yang paling nomor satu yang banyak digunakan pada perawatan air kolam renang. Baik treatment awal maupun perawatan sehari-hari, karena pada dasarnya chlorine dan pH adalah 2 zat yang wajib ada. Dan kadarnya harus seimbang agar selalu terjaga kejernihanya.
Efek dari penggunan kaporit adalah kulit terasa kering dan rambut terasa kaku. Sebenarnya efek kaporit pada kolam renang memang tidak dapat dihindari selama kolam renang masih menggunakan kaporit sebagai media treatmen perawatanya.
Hal yang mempengaruhi besarnya efek tersebut adalah seberapa tinggi kadar chlorine yang terkandung pada kolam renang. Semakin tinggi kadar klorin maka akan terasa pula efek bagi kulit anda, begitu juga sebaliknya semakin rendah kadar klorin maka semakin kecil efek bagi kulit. Oleh sebab itu, penggunaan tes kit merupakan control dan penentu kadar ideal yang harus digunakan.
2. SODA ASH
Soda as berfungsi menaikan kadar pH dan menghilangkan bau air kolam renang. Penggunaan soda ash tidak kalah pentingnya dengan kaporit. Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa, kedua zat ini wajib penggunaanya untuk perawatan.
Pada awal treatment air kolam renang, penggunan soda ash akan terasa manfaatnya. Tanpa soda as, kecil kemungkinan pengendapan menggunakan PAC akan berhasil. Efek dari penggunaan chemical soda as adalah mata pedih saat berenang, tentunya mata akan memerah.
3. PAC
Penggunaan pac ini pada saat awal treatmen air baru dan kondisi air keruh. Fungsi pac adalah mengikat partikel-partikel kecil kotoran dan mengendapkan ke dasar kolam renang. Pac tidak akan bereaksi secara maksimal dengan kadar pH dalam air yang rendah.
Oleh sebab itu, efek penggunaan pac ini sangat di tentukan oleh kadar pH yang terkadung dalam air. Dampak penggunaan pac adalah terasa lengket pada kulit dan rambut. Pengaruh pac tersebut tidak akan bertahan lama, hanya saat air kolam renang baru selesai di endapkan menggunakan pac.
4. TRUSSI
Trussi, chemical berwarna biru kristal sangat indah dilihat. Penggunaan trussy biasanya saat treatment awal dan perawatan rutin sehari-hari. Obat ini berfungsi memberikan efek kebiruan pada air kolam renang. Karena hanya termasuk chemical tambahan bukan merupakan yang utama, konsumsi trussy harus di perhatikan.
Pemberian trussi harus sesuai dengan kadar chlorine air kolam renang. Akibat memasukan trussi saat kadar klorin rendah maka air kolam renang akan menjadi lautan berwarna biru keruh seperti cairan cat. Oleh sebab itu, harus berhati-hati saat memasukan chemical tersebut. Efek trussi pada rambut akan terasa kaku, pemakaian jangka panjang akan berakibat kerontokan rambut.
5. HCL
Hcl / hydrogen chlorida berbentuk cair, akan berasap ketikan bersentuhan dengan kelembabpan udara. Fungsi hcl hanya saat awal treatment ataupun menurunkan kadar chlorine tinggi, tidak digunakan saat perawatan rutin. Karena sifat korosifnya yang sangat tinggi, penggunaan HCL harus berhati-hati serta harus sesuai dengan kebutuhan.
Dampak kerusakan akibat penggunaan hcl lebih ke struktur kolam renang. Instilasi pipa kolam renang akan mudah rapuh, kerusakan pada natt kolam renang akan lebih cepat rapuh. Pemakaian hcl yang tidak sesuai dengan takaran, akan menimbulkan bintik kuning pada keramik kolam renang.
Pada dasarnya chemical kolam renang saling berkaitan satu sma lain. Misalkan, contoh pengendapan menggunakan pac tidak akan maksimal tanpa penggunaan soda as. Begitu pula kadar chlorine yang tidak seimbang dengan pH air kolam renang akan mudah keruh.
Dari beberapa chemical yang saya sebutkan, semua itu menjadi satu kesatuan yang harus ada dan saling membutuhkan sesuai dengan fungsi chemical masing-masing. jadi bijaksanalah dalam menggunakan obat obatan kolam renang dengan selalu mempertimbangkan segi dampak obat-obatan tersebut.
Jangan hanya berorientasi untuk mencapai kejernihannya saja dalam melakukan perawatan, namun seyogyanya juga memperhitungkan efek chemical kolam renang terhadap tubuh manusia sebagai pengguna kolam renang.
Bagi anda para pembaca yang memiliki kolam renang, ada yang berpendapat bahwa kejernihan air yang paling di utamakan. Ya tidak bisa dipungkiri setiap pemilik pasti memprioritaskan kejernihan air, akan tetapi bila mungkin dapat saya sarankan. Pastikan pengobatan sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan agar kolam renang tidak hanya jernih akan tetapi nyaman dan aman ketika anda menggunakannya. Sekaligus meminimalisir dampak chemical tersebut.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Lokasi strategis, tetapi mobil tankinya bikin rusak jalan didepan lokasi depotnya. Tolong pengelola bisa lebih bertangungjawab.


Iwan Kristiono

Local Guide - Tingkat 6